/www/wwwroot/perpussman2klari.web.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 570" ]
Bind Value ⚒️: []
Siapa sangka, hidup Keisya yang awalnya terasa baik-baik saja seketika berubah. Bayangkan! Dirinya yang masih duduk dibangku SMA harus menikah karena sebuah perjodohan yang dilakukan orangtuany…
Novel Keylan Dara menceritakan tentang kisah romansa antara seorang gadis dengan lelaki yang memiliki sifat ber-kebalikan. Diperlihatkan perjuangan kisah cinta mereka yang melewati berbagai tantangan berat dalam kehidupan.
Memangnya ada cewek yang sempurna? Aturannya kan kalau pintar dalam pelajaran, orang itu bakal bodoh dalam olahraga. Kalau orangnya cantik, tidak mungkin dia jagoan di sekolah. Tapi Fika membuat semua aturan itu jadi basi. Dia cantik, pintar, sekaligus jagoan olahraga. Plus, beruntung pula dalam cinta! Kayaknya nggak mungkin deh ada cewek sesempurna dia.
Ada harapan baru, horizon baru dan boleh jadi estetika baru, yang dibukakan kemungkinannya oleh kumpulan cerpen ceeleng satu celeng semua ini.
“Semakin dewasa, semakin banyak yang harus dikejar, tapi banyak juga yang harus direlakan. Sesekali gapapa ngeluh pada semesta, nangis sebentar juga boleh. Air matamu berhak untuk teriak, karena tuannya sudah terlalu lelah berjuang.”
Manusia sungguh makhluk yang lucu. Bisa merasa takut kehilangan pada yang belum benar-benar miliknya.
"Pernikahan kita hanyalah sebatas hubungan simbiosis. Saya melakukan tugas saya sebagai suami, lalu kamu melayani saya sebagai seorang istri. Tidak lebih."
Terima kasih, sudah pernah singgah di hatiku tanpa izin. Terima kasih, telah pergi meninggalkanku tanpa kata. Hatiku kini biarlah belajar sembuhkan lukanya. Tanpa kebencian dan juga tanpa keputusasaan yang menyertainya.
Pernah kebayang suka sama kakak kelas disekolah lo dan ternyata kalian sepupuan?